YOGJAKARTA – Kekalahan menyakitkan atas tuan rumah PSIM yogjakarta, berbuntut panjang. Pelatih Frans Sinatra Huwae langsung memutuskan untuk pulang ke Kota Intan Martapura dimana markas Martapura FC berada.

Padahal sebelumnya skuad Laskar Sultan Adam dijadwalkan istirahat terlebihdulu  di penginapan minggu (23/4) malam, sebelum bertolak pulang.”Kita akan pulang malam ini juga” ujar Frans yang terlihat bergegas naik bus menuju penginapan.

Setelah menikmati makan malam dan doa bersama di salah satu penginapan di Kota Bantul yang terkenal dengan kampung bule tersebut, skuad Martapura FC langsung bertolak menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya sekitar pukul 19.00 WIB.

Sepanjang perjalanan, pemain, official dan pelatih memanfaatkannya untuk beristirahat tidur dan tidak terlihat sedikitpun candaan candaan seperti biasnya.

Perjalanan menuju Bandara Internasional Juanda Surabaya memakan waktu sekitar 9 jam dan tiba pada pukul 04.00 WIB pagi. Sementara jadwal penerbangan menuju bandara Syamsudin Noor Banjarbaru sendiri pukul 09.20 WIB.

Untuk memanfaatkan waktu luang sambil menunggu keberangkatan skuad Martapura FC sibuk dengan kegiatan masing-masing seperti chatting dengan keluarganya, sarapan dikantin Juanda serta menikmati hangatnya kopi yang disajikan beberapa caffe disekitar bandara. “Ayo ngopi dulu mas,” ujar Isnan Ali kepada Koran Banjar.(ron)