MARTAPURA FC

 

PERJALANAN KLUB MARTAPURA FC
Martapura FC didirikan tahun 2009 oleh para pecinta sepakbola yang ada di kota Martapura, resmi menjadi anggota PSSI pada tanggal 11 Maret 2009 sesuai hasil Kongres PSSI di Bandung dan langsung mengikuti kompetisi Divisi III (tiga) Liga Indonesia XV Tahun 2009. Dengan persiapan yang minim untuk mengikuti Kompetisi Divisi III untuk pertama kalinya pada bulan April 2009, Martapura FC masih belum bisa memberikan prestasi yang membanggakan.
Belajar dari kegagalan pada tahun pertama, saat mengikuti kompetisi Divisi III (tiga) Liga Indonesia XVI tahun 2010 Martapura FC menyiapkan tim dengan lebih baik dan berhasil meraih prestasi sebagai Juara 1 zona Kalimantan Selatan, selanjutnya meraih prestasi Juara 1 zona Kalimantan serta berhak mengikuti putaran tingkat nasional bertempat di Stadion Bea Cukai Rawamangun Jakarta. Hasil akhir kompetisi Divisi III Liga Indonesia XVI Tahun 2010, Martapura FC berhasil meraih peringkat 5 (lima) nasional. Dari hasil ini, Martapura FC berhak naik kasta dengan promosi ke Divisi II (dua) Liga Indonesia XVII Tahun 2011 sekaligus berhak mendapatkan 1 hak suara dari 100 hak suara pada Kongres PSSI Tahun 2011 yang merupakan forum tertinggi untuk menentukan perjalanan persepakbolaan nasional. Pada Kongres PSSI Tahun 2011 ini dilaksanakan Pemilihan Ketua Umum, Wakil Ketua Umum dan Anggota Exco (Executive Committee) PSSI Periode tahun 2011-2015.
Pada kompetisi Divisi II (dua) Liga Indonesia XVII yang baru bisa dilaksanakan tahun 2012 dikarenakan kisruh dualisme federasi sepak bola Indonesia, Martapura FC mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah zona Kalimantan yang bertempat di Lapangan Brimobda Kalimantan Selatan. Selain sukses sebagai tuan rumah, Martapura FC kembali sukses meraih Juara 1 zona Kalimantan Divisi II Liga Indonesia XVII serta berhak untuk mengikuti putaran nasional Divisi II Liga Indonesia XVII bertempat di Stadion Kopassus Cijantung Jakarta. Martapura FC berhasil meraih prestasi peringkat 3-4 nasional Divisi II Liga Indonesia XVII. Dari hasil ini, Martapura FC berhak naik kasta dengan promosi ke Divisi I (satu) Liga Indonesia XVIII Tahun 2013.
Pada pelaksanaan Putaran I Kompetisi Divisi I (satu) Liga Indonesia XVIII Tahun 2013, Martapura FC berada pada Group 10 Zona Kalimantan yang diikuti oleh klub-klub dari Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah dan Kalimantan Timur. Martapura FC kembali mendapat kepercayaan untuk menjadi tuan rumah yang bertempat di Stadion Demang Lehman Martapura. Selain sukses penyelenggaraan sebagai tuan rumah, Martapura FC kembali sukses meraih peringkat pertama zona Kalimantan sebagai Juara Group 10 kompetisi Divisi Satu Liga Indonesia XVIII Tahun 2013. Hasil ini mengantarkan Martapura FC untuk mengikuti Putaran II Nasional yang tergabung dalam Group 16 bersama 1 klub dari Kalimantan Timur yaitu Persikutim Kutai Timur dan 4 klub dari Papua yaitu Persinab Nabire, Persiwar Waropen, Persigubin Gunung Bintang dan Persisos Sorong Selatan. Penyelenggaraan pertandingan di Stadion Lebak Bulus Jakarta. Martapura FC berhasil meraih peringkat 1 sebagai Juara Group 16. Atas hasil ini Martapura FC melaju ke Putaran III babak 8 besar nasional. Pada putaran 8 besar Nasional,Divisi I ini Martapura FC tergabung satu group dengan Persinga Ngawi, Persida Sidoarjo dan Persigubin Gunung Bintang dan keluar sebagai Runner Up Group.
Hasil Kompetisi Divisi I (satu) Liga Indonesia ke XVIII Tahun 2013 ini yang merupakan kejuaraan paling bergengsi dan tertinggi pada Kompetisi Liga Sepakbola Amatir di Indonesia, Martapura FC menorehkan prestasi Peringkat III Nasional. Dengan hasil ini, Martapura FC berhak untuk naik kasta dengan promosi ke Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia XIX Tahun 2014 yang akan datang yang merupakan kompetisi sepakbola profesional kasta ke dua dibawah Indonesia Super League (ISL).

Laskar Sultan Adam, Martapura FC
Martapura FC menjadi klub profesional pertama yang berasal dari Kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang bisa berlaga di Liga Profesional dengan promosi ke Kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia dan sebagai klub kedua di Kalimantan Selatan setelah PS Barito Putera yang bisa berlaga di liga profesional pada Liga Indonesia. Skuad tim Martapura FC saat ini yang diisi oleh sebagian besar pemain lokal banua siap bersaing pada Kompetisi Divisi Utama yang akan datang tanpa banyak merubah skuad tim.
Dengan promosinya Martapura FC ke kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia XIX Tahun 2014, maka Martapura FC akan berubah status dari klub amatir menjadi klub profesional. Klub akan dikelola secara profesional untuk menjadi klub yang mandiri menuju industri sepakbola. Para pemain harus terikat kontrak sebagai pemain professional. Sesuai regulasi PSSI, klub diijinkan untuk menggunakan maksimal 2 (dua) orang pemain asing dan pertandingan akan dilaksanakan dengan system kandang (home) dan tandang (away). Tentunya untuk bisa bersaing di kancah kompetisi Divisi Utama Liga Indonesia, Martapura FC memerlukan dukungan yang besar dari supporter (penonton) dan semua pihak yang ada di Kabupaten Banjar khususnya dan Kalimantan Selatan pada umumnya, berupa dukungan moral, semangat dan finansial.

 

Stadion Demang Lehman
Keberadaan Stadion Demang Lehman Martapura yang telah diprakarsai oleh Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh dan dibangun oleh Pemerintah Kabupaten Banjar menjadi salah satu pemicu prestasi yang telah dicapai Martapura FC dan menjadi momentum kebangkitan sepak bola banua. Dalam pertandingan kandang/home nantinya, klub-klub yang satu group dengan Martapura FC yang berasal dari daerah lain dari seluruh Indonesia akan datang dan bertanding di Stadion Demang Lehman Martapura. Stadion yang menjadi salah satu stadion terbaik yang dimiliki Indonesia saat ini berdasarkan penilaian CEO PT Liga Indonesia yang juga sebagai Sekretaris Jendral PSSI, Bapak Joko Driyono. Keberadaan Stadion yang baik dengan pertunjukkan pertandingan sepak bola level nasional, tentunya akan memberikan hiburan tersendiri bagi masyarakat Martapura, Kabupaten Banjar dan Kalimantan Selatan, sekaligus makin mengenalkan nama Martapura ke seluruh penjuru tanah air.
Semoga semangat juang Demang Lehman yang diabadikan sebagai nama Stadion oleh Bupati Banjar Sultan H Khairul Saleh akan menjadi motivasi tersendiri bagi klub banua yang bertanding dalam memperoleh kemenangan dan menjadikan Stadion Demang Lehman sebagai stadion yang angker bagi tim lawan. Dan semoga Martapura FC selalu memperoleh kemenangan saat bertanding di Stadion Demang Lehman.

Tahun 2015 ini, saat launching team untuk Divisi Utama tahun 2015, skuad kebanggaan masyarakat Kalsel ini juga melakukan launching Maskot Martapura FC, maskot ini perwujudan macan putih yang diberi nama macan gaib.
Pengambilan ikonik macan ini sendiri dikarenakan macan adalah hewan buas yang terdapat di hutan-hutan Kalimantan. Bahkan macan disebut sebagai raja hutan karena kekuatan, kelincahan dan kemampuannya berburu mangsa.
“Sehingga ikonik macan terasa sangat pas apabila disandingkan dengan sosok seorang raja yang tentunya selain sebagai pemimpin juga dipercaya memiliki kemampuan tingkat tinggi, baik secara batin maupun fisik,” terangnya.
Karena itulah pemilihan ikonik macan putih sebagai maskot Martapura FC sangat pas dengan julukannya sebagai Laskar Sultan Adam, prajurit/penjaga Sultan Adam.
Macan putih memiliki suara yang apabila mengaum sudah mampu menggentarkan musuhnya, ini bisa dipersonifikasikan dengan gemuruh suara suporter Martapura FC yang tergabung dalam Martapura FC Diamond Suporter (Monster) dalam mendukung Martapura FC bertanding. Gemuruh suara yang bisa membuat musuh bertanding ciut nyalinya, hilang konsentrasinya karena gentar dengan auman para Monster.
Macan juga terkenal dengan kelincahan geraknya, lari yang cepat, tajam penciuman dan penglihatannya, memiliki insting berburu yang mendarah daging, hewan yang sangat pintar, sabar saat mengintai musuh, tidak pantang menyerah serta memiliki keberanian tingkat tinggi.
Kalau dipersonifikasikan ke pemain Martapura FC, kemampuan macan tersebut diharapkan timbul dengan kelincahan gerak pemain, fisik yang kuat, bisa membaca permainan, memiliki insting atau naluri menyerang tinggi, memiliki daya juang tinggi, dan tidak mengenal rasa takut melawan musuh, bagaimanapun digdayanya lawan tanding.

Competitions
Liga 2
Seasons
2017

Team Grid

Team List

Team members
# Pemain Posisi Goals Assists Yellow Cards Red Cards Height Weight Appearances Win Ratio Draw Ratio Loss Ratio
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00
0 0 0 0 - - 0 0.00 0.00 0.00